bahasa indonesia · movie · review

Bandersnatch, Interactive Movie: A Review

Bagaimana dan jika, masing-masing jika digunakan secara terpisah rasanya tidak ada arti spesial. Lain halnya dengan Bagaimana Jika---What If, dua kata yang dapat menghantui seseorang dengan penyesalan dan khayalan tentang skenario yang tak pernah terjadi. Tadi malam saya dan suami menonton film baru Netflix, sebuah film yang dirilis dari serial favorit kami, Black Mirror: Bandersnatch.… Lanjutkan membaca Bandersnatch, Interactive Movie: A Review

bahasa indonesia · review

Dormiveglia

Selamat datang di desa werewolf. Tujuan utama desa ini adalah melenyapkan para werewolf. Bagaimanapun, semuanya terlambat jika jumlah werewolf mendominasi penduduk desa yang tersisa dari pembantaian. Di malam hari ketika semua orang tertidur, werewolf akan membunuh seorang penduduk desa. Di siang hari ketika semua orang terbangun, semua penduduk dapat berdiskusi dan melakukan voting untuk menentukan… Lanjutkan membaca Dormiveglia

movie · review

Trash Movies Directory #1: I Origins (2014)

By publishing this post, I hereby betray my own #zerodraftproject campaign. Well, wayahna we.. what to do since I’m now sitting in front of my laptop on Sunday morning, at home, and I don’t have the luxury of accessing the internet. Other than my problematic Japanese iPhone currently streaming Heavy by Oh Wonder on my… Lanjutkan membaca Trash Movies Directory #1: I Origins (2014)