Resep Macaroni Schotel a la Nini

Saya tahu, kalo teman2 googling, udah banyak banget yang pernah nulis resep macaroni schotel.
Tapi yang ini beda. Walaupun mungkin ada yang sama2 dikit, pokonya resep yang ini spesial! *keukeuh*

Why? Because this is a secret recipe!! Ini resep rahasia macaroni schotel yang diwarisi dari Nini (nenek, bahasa sunda-red) ! Namanya rahasia, harusnya jangan disebar-sebar! *kalap*
Tapi buat teman2 yang nengok2 blog ini, saya berbaik hati ngasih bocoran. Baik, kan?

Satu lagi, resep ini gampang banget dan credible (bener ga sih istilahnya?). Yeah, pokoknya, saya sendiri udah nyoba masak pake resep ini kira-kira 5 kali dan semuanya sukses. Selalu habis sampai licin. Kadang-kadang berebutan.

Anyway, first step: siapkan pengocok telur yang bentuknya seperti ujung mixer. Kalo ga ada, pake sendok atau garpu pun ga masalah, yang penting bisa dipake untuk mengocok telur dan mengaduk. Kemudian baskom atau mangkuk berukuran sedang yang kira-kira muat untuk mencampur bahan-bahan ini:

  • 3 butir telur ayam
  • Semuanya dikocok, persis kayak kalo mau bikin telur dadar.

    Ohya, satu hal yang musti saya peringatkan sebelum kita terlalu jauh, saya suka banget improvisasi. Seperti kata Jack Sparrow waktu menyelinap ke perkemahan Spanish, “Just improvise!” *sorry lagi-lagi OOT*

    Dari coba2 5 kali masak macaroni schotel, ga ada resep yang sama persis, walaupun komposisinya kurang-lebih sama. Telur ini juga, kalo mau coba2, boleh ditambah jadi 4 butir atau bahkan 5 butir. Sesuaikan juga dengan banyaknya macaroni.
    Di sini saya tulis telur ayam, tapi kalau kebetulan teman2 punya telur bebek, ga ada salahnya pakai yang ada. Kabarnya telur bebek itu proteinnya lebih tinggi, lho. Tapi jangan diganti telur asin ya.

  • segelas susu
  • Bisa susu murni atau susu bubuk yang diseduh. Yang penting tanpa gula. Kalo kira2 nanti macaroninya agak banyak, bisa ditambah jadi satu setengah gelas.

  • keju
  • Potong dadu secukupnya. Biasanya saya pake sekitar sepertiga dari keju batang kotakan. Untuk pecinta keju, boleh2 aja kejunya dibanyakin. Anyway saya juga pernah pake keju slices lho. Awalnya saya sempat pesimis, jangan2 rasa kejunya jadi kurang mengena. Eh, ternyata enak juga kok.

  • merica
  • Secukupnya. Kalo bingung segimana, pake aja kurang-lebih 3 sendok teh.

  • garam
  • Secukupnya juga. Saya pake kurang lebih 3/4 sendok obat batuk.

  • kecap asin cap anggur
  • Lagi-lagi, secukupnya ya. Dan ini bukan promosi. Saya cuma menuliskan apa yang diajarin Nini, sumpah. Saya sama sekali ga punya relasi yang memproduksi atau terlibat dalam penjualan kecap cap anggur ini.

  • bawang bombay
  • Kurang lebih 3 siung. Diiris dengan ketebalan sewajarnya.

    Ngiris bawang selalu jadi aktivitas yang mengharukan karena saya selalu pengen nangis. Sambil ngiris bawang, saya sempat kepikiran: mungkin saja siapapun yang menciptakan gas air mata, awal mulanya terinspirasi dari bawang. Dan saya ga akan heran kalau ternyata gas air mata mengandung bawang. *maaf ya semakin OOT*

    Setelah diiris, bawang bombay digoreng sampai harum dan warnanya kecokelatan. Untuk yang belum terbiasa menggoreng bawang dan ternyata bawangnya gosong, jangan khawatir. Taburkan gula pasir pada bawang yang gosong itu. Gosong juga bisa terjadi gara-gara kurang minyak goreng. Ketika menggoreng, kebanyakan minyak tuh kurang sehat & boros, jadi pake minyak seperlunya saja, yang kira2 menutupi permukaan wajan. Tunggu minyaknya panas sebelum memasukkan bawang atau apapun yang akan digoreng.

  • daging cincang
  • Silahkan berimprovisasi di sini. Kalo pake daging cincang, bisa digoreng bareng bawang bombay, masukkan tepat setelah bawang bombay harum & kecokelatan. Kalo pake kornet/sarden/tuna yang sudah matang, bisa langsung diaduk dengan bahan yang lain. Saya sengaja ga menentukan takaran karena sesuai selera. Untuk sarden, saya biasanya pakai 1 kaleng netto 155 gram.

  • macaroni
  • Boleh macaroni elbow atau spiral, bahkan bisa diganti spaghetti atau fettucini. Sekitar 125 gram. Silahkan ditambah untuk porsi besar, tapi sesuaikan dengan komposisi telur, susu, dan keju.
    Rebus sampai lunak dan mengembang, lalu langsung sisihkan dari airnya supaya ga terlalu lembek.

    Semua bahan di atas diaduk sampai rata. Sebaiknya setiap kali menambahkan satu jenis bahan langsung diaduk, biar ga susah.

    Second step: siapkan loyang. Saya biasanya pake loyang pyrex, tapi bebas sih. Sekali lagi, saya ga lagi promosi kok. Lapisi bagian dalam loyang dengan margarin. Silahkan dioles sampai rata. Margarin itu yang nantinya jadi kulit macaroni schotelmu. Setelah dioles sampai rata, tuangkan adonan tadi ke dalam loyang dan masukkan dalam oven.

    Set oven dengan temperatur 200-250 derajat Celcius, selama kurang lebih 20 menit. Setelah 20 menit, taburkan keju parut pada permukaan adonan macaroni schotel, kemudian masukkan kembali ke oven. Kali ini cukup 5 menit. Tapi cek juga saat menaburkan keju parut, kalau kira2 masih terlalu lembek, bisa dipanggang 10 menit lagi. Ovennya jangan ditinggal begitu aja, sesekali sambil dicek ya, hati-hati gosong!

    Selamat mencoba!🙂

    6 thoughts on “Resep Macaroni Schotel a la Nini

    1. Wow that was strange. I just wrote an really long comment but
      after I clicked submit my comment didn’t show up. Grrrr… well I’m
      not writing all that over again. Regardless, just wanted to say great blog!

    2. Subhanallah…, gadis misterius, super jenius & slalu sibuk ini ternyata hobby jg masak. gak nyangka…, luar biasa. Jd ngiler nih baca ny.., dah lama gak bikin macaroni…,😀

      Terus smangt bereksperimen.. !!! sy siap jd Pak bondan “mak nyus” tuk masakan km😀

    Leave a Reply

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

    Connecting to %s